Kajian
.
┏??●●●━━━━━━━━━━━┓
*BEKAL RAMADHAN*
*KAJIAN KAMIS MUSLIMAH*
*TAMAN SENTOSA CIKARANG*
┗━━━━━━━━━━━●●●??┛
بسم الله
Ummahatifillaah, Sudahkan Kita Mempersiapkan Ilmu Sebelum Ramadhan?
Puasa punya keutamaan yang besar. Bulan Ramadhan pun demikian adalah bulan yang penuh kemuliaan. Maka tentu saja untuk memasuki bulan yang mulia ini dan ingin menjalani kewajiban puasa, hendaklah kita punya persiapan yang matang. Persiapan yang utama yang mesti ada adalah persiapan ilmu. Karena orang yang beribadah pada Allah tanpa didasari ilmu, maka tentu ibadahnya bisa jadi sia-sia. Sebagaimana ketika ada yang mau bersafar ke Jakarta lalu tak tahu arah yang mesti ditempuh, tentu ia bisa ‘nyasar’ dan tersesat. Ujuk-ujuk sampai di tujuan, bisa jadi malah ia menghilang tak tahu ke mana. Demikian pula dalam beramal, seorang muslim mestilah mempersiapkan ilmu terlebih dahulu sebelum bertindak.
Ilmu apa saja yang mesti disiapkan sebelum puasa? Yang utama adalah ilmu yang bisa membuat puasa kita sah, yang bila tidak dipahami bisa jadi ada kewajiban yang kita tinggalkan atau larangan yang kita terjang. Lalu dilengkapi dengan ilmu yang membuat puasa kita semakin sempurna. Juga bisa ditambahkan dengan ilmu mengenai amalan-amalan utama di bulan Ramadhan, ilmu tentang zakat, juga mengenai aktifitas sebagian kaum muslimin menjelang dan saat Idul Fithri, juga setelahnya. Semoga dengan mempelajarinya, bulan Ramadhan kita menjadi lebih berkah.
Dalam rangka mempersiapkan diri untuk beramal shalih pada Bulan Suci Ramadhan, mari kita hadiri bersama kajian ilmiah yang Insya Allah diselenggarakan pada :
?️ | *Kamis, 26 Sya'ban 1445H / 7 Maret 2024*
⏰ | *_13.15 - 15.00_*
?️ | *Ustadz Muhammad Mukhtar, Lc, MH. Hafizhahullahu Ta'ala*
? | *Tema :*
*_"Persiapkan Amal Terbaikmu, Barangkali Ini Ramadhan Terakhirmu"_*
? | *Masjid Arrahman Taman Sentosa Cikarang*
?| https://g.co/kgs/Yjwpzh
? Link Kajian Online Zoom
*https://us02web.zoom.us/j/85460869875?pwd=MlNPbVJNMnRNa2tHWCtpdWllMUI2dz09*
Meeting ID: 854 6086 9875
Passcode: kkm
♻ _“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari Anas bin Malik.)_