Kajian
.
*Saat Amal Ingin Diakui*
Pernahkah kita merenungkan apa yang sesungguhnya ada di balik setiap amal kebaikan yang kita lakukan? Apakah semata-mata untuk meraih rida Allah, atau ada harapan agar dilihat, dipuji, dan diapresiasi oleh manusia?
Menjaga keikhlasan adalah perjuangan hati yang terus-menerus. Bahkan ketika kita berusaha melakukan kebaikan, keinginan untuk mendapatkan pengakuan bisa saja menyelinap ke dalam niat. Amal yang awalnya dilakukan karena Allah, perlahan dapat berubah menjadi upaya mencari pujian dan penerimaan manusia.
Lalu, bagaimana menjaga hati dari riyaβ ? Bagaimana mempertahankan keikhlasan ketika tidak ada yang melihat dan ketika kebaikan kita tidak mendapat apresiasi? Serta, apa makna sesungguhnya dari beramal semata-mata karena Allah?
Mari hadir dan mengambil faedah dalam *kajian Syiar Ilm* bersama:
ποΈ *Ustadz Mufy Hanif Thalib, Lc, MA*
π *Masjid Baiturrahman*
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
ποΈ Sabtu, 17 Oktober 2026
π°οΈ Pukul 13.30β15.00 WIB
π 5 Jumadal Ula 1448 H
ποΈ *GRATIS, terbuka untuk ikhwan dan akhwat*
π *Pendaftaran*:
https://forms.gle/Tg7KwGnsw219MrpLA
Semoga kajian ini menjadi sarana bagi kita untuk kembali mengoreksi niat, membersihkan hati, dan mengingat bahwa balasan terbesar bukanlah pengakuan manusia, melainkan rida dan penerimaan Allah azza wa jalla.
Semoga Allah menganugerahkan keikhlasan dalam setiap amal kita, melindungi kita dari keinginan mencari pujian, serta menerima seluruh ibadah dan kebaikan kita. Aamiin ya Rabbal βalamin. π€
*_Yuk, hadir dan raih faedah ilmu bersama! Jangan lupa ajak keluarga dan sahabat untuk ikut serta_.*
πΊ *Disiarkan langsung melalui Syiar Ilm*