HUKUM PRIVAT (211 data)

1. Anak-anak
Mengandung
Pembentukan janin (19 ayat)
Waktu yang paling singkat untuk mengandung (2 ayat)
Kelahiran
Memohon anak (7 ayat)
Pemberian nama (1 ayat)
Membunuh anak (9 ayat)
Anak mengikuti agama ayahnya (1 ayat)
Nasab (keturunan)
Mengikuti nasab ayah (1 ayat)
Menasabkan anak kepada selain ayahnya (2 ayat)
Anak angkat (3 ayat)
Memasukkan anak orang lain kepada suami (1 ayat)
Menetapkan keibuan (1 ayat)
Penyusuan
Waktu menyusui yang menyebabkan muhrim (2 ayat)
Mengambil upah dengan cara menyusui (2 ayat)
Merawat anak
Orang yang berhak merawat anak (2 ayat)
Kasih sayang ibu (2 ayat)
Ibu lebih berhak merawat anak (1 ayat)
Nafkah untuk keluarga
Perintah memberi nafkah keluarga (3 ayat)
Orang yang paling berhak diberi nafkah (8 ayat)
Sederhana dalam memberi nafkah (5 ayat)
Pendidikan anak
Cinta orang tua kepada anak (6 ayat)
Anak sebagai fitnah (cobaan) (6 ayat)
Mendoakan anak dengan keberkahan (3 ayat)
Bebaikan orang tua bermanfaat untuk anaknya (1 ayat)
Berlaku adil di antara anak-anak (1 ayat)
Nasehat orang tua untuk anaknya (12 ayat)
Memerintahkan anak untuk selalu berbuat baik (4 ayat)
Pengajaran anak
Mengajarkan anak berdikari (2 ayat)
Mengajarkan anak beribadat (4 ayat)
Anak yatim
Keutamaan memelihara anak yatim (3 ayat)
Makan harta anak yatim
Hukum memakan harta anak yatim dan sanksinya (4 ayat)
Wali memakan harta anak yatim dengan cara yang benar (3 ayat)
Memelihara anak yatim
Makan bersama-sama anak yatim (1 ayat)
Mengembalikan harta anak yatim (2 ayat)
Bersedekah kepada anak yatim (6 ayat)
Berakhirnya masa keyatiman (2 ayat)
Kewajiban anak-anak terhadap orang tua
Taat kepada orang tua (6 ayat)
Berbakti kepada orang tua (12 ayat)
Memberi nafkah kedua orang tua (2 ayat)
Nasihat anak kepada orang tua (4 ayat)
Doa untuk orang tua (7 ayat)
Memelihara orang tua (6 ayat)
2. Perkawinan
Perintah nikah (3 ayat)
Perkawinan merupakan sunnahnya para rasul (1 ayat)
Wanita-wanita yang diharamkan menikahinya
Haram menikahi isteri-isteri Nabi (2 ayat)
Wanita-wanita yang diharamkan mengawininya karena nasab
Yang diharamkan atas wanita karena nasab (1 ayat)
Menghimpun dua saudara (kakak-beradik) (1 ayat)
Wanita yang diharamkan kawin karena satu susuan (1 ayat)
Wanita yang diharamkan kawin karena akad nikah
Yang diharamkan atas wanita sebab pernik (1 ayat)
Haram menikahi anak tiri (1 ayat)
Haram menikahi ibu tiri (1 ayat)
Kawin lebih dari empat
Nabi kawin lebih dari empat (1 ayat)
Menikahi selain wanita muslimah
Kawin dengan perempuan ahli kitab (1 ayat)
Kawin dengan perempuan musyrik (2 ayat)
Kawin dengan perempuan kafir yang memelu (1 ayat)
Muhrim
Muhrim perempuan (2 ayat)
Muhrim melihat perhiasan wanita (1 ayat)
Kawin dengan wanita yang sedang dalam masa iddah (1 ayat)
Kawin dengan wanita yang bersuami (2 ayat)
Pertunangan
Disyariatkannya pertunangan (1 ayat)
Apa yang dibolehkan bagi pihak laki-laki
Memilih wanita
Kebebasan memilih wanita (1 ayat)
Cara terbaik memilih wanita (3 ayat)
Hukum menikahi perawan (1 ayat)
Hukum menikahi janda (1 ayat)
Hukum menikahi penzina (1 ayat)
Memilih wanita yang shaleh (4 ayat)
Hukum menikahi hamba wanita (2 ayat)
Melihat wanita (1 ayat)
Hukum wanita melihat laki-laki (1 ayat)
Memperlihatkan wanita kepada peminang (1 ayat)
Hukum nikah (1 ayat)
Hukum nikah muhallil (1 ayat)
Akad nikah
Syarat-syarat akad nikah
Perwalian dalam akad nikah
Syarat ada (1 ayat)
Wali kafir (1 ayat)
Menolaknya (2 ayat)
Syarat adanya mahar (mas kawin) dalam ni
Mahar merupakan hak isteri
Perkawinan tanpa mahar (7 ayat)
Batas mahar (2 ayat)
3. Sederhana dalam menetapkan mahar (1 ayat)
Pembebasan suami dari mahar (1 ayat)
Menahan mahar dari isteri (2 ayat)
Yang boleh dijadikan mahar (4 ayat)
Menjadikan manfaat sebagai mahar (1 ayat)
Sebab wajibnya mahar (2 ayat)
Kewajiban suami isteri
Kewajiban isteri terhadap suami
Ketaatan isteri kepada suami (1 ayat)
Kedurhakaan isteri
Cara bergaul dengan isteri yang durhaka (1 ayat)
Memperbaiki hubungan antara suami dan isteri yang durhaka (1 ayat)
Menjaga kehormatan suami dan rumahnya
Isteri menjaga rumah suaminya (1 ayat)
Menjaga harta suami (1 ayat)
Kewajiban suami terhadap isteri
Berlemah-lembut dengan isteri (3 ayat)
Memberi nafkah isteri
4. Ukuran nafkah keluarga (3 ayat)
Pergaulan
Pergaulan baik (5 ayat)
Lebih condong kepada salah satu sebagian isteri-isteri (1 ayat)
Etika bersetubuh (2 ayat)
Tabiat wanita dan akhlaknya (5 ayat)
Menyetubuhi wanita yang sedang haid (1 ayat)
Bersetubuh dengan hamba (6 ayat)
Kewajiban bersama (suami-isteri)
Kesetiaaan (2 ayat)
Poligami
Etika berpoligami
Kewajiban mengatur giliran di antara isteri-isteri (3 ayat)
Berlaku sama terhadap semua isteri (2 ayat)
Keakuran di antara isteri-isteri (1 ayat)
Wanita sebagai fitnah (cobaan) (1 ayat)
5. Perceraian
Talak
Mendamaikan di antara suami isteri
Kebencian suami kepada isterinya (1 ayat)
Menasihati isteri (1 ayat)
Menjauhi isteri (1 ayat)
Memukul isteri (1 ayat)
Dua orang hakim pada satu pertengkaran (1 ayat)
Hukum talak
Disyariatkannya talak (7 ayat)
Bagian-bagian talak
Talak sunnah (yang sesuai dengan sunnah) (1 ayat)
Talak bid‘ah (yang tidak sesuai dengan sunnah) (1 ayat)
Talak tiga (1 ayat)
Lafaz-lafaz talak
Kebebasan memilih isteri (2 ayat)
Rujuk (kembali)
Talak yang boleh kembali (4 ayat)
Talak bain (yang tidak boleh kembali)
Talak bain bainunah kubra (1 ayat)
Talak sebelum dukhul (digauli) (3 ayat)
Khulu (tebusan talak)
Menzalimi isteri (5 ayat)
Hukum khulu‘
Lian (menuduh isteri berbuat zina)
Hukum lian (1 ayat)
Cara-cara lian (4 ayat)
Islamnya salah seorang dari suami isteri (2 ayat)
Ilaa (sumpah suami untuk tidak menggauli isterinya) (1 ayat)
Akibat-akibat perceraian
Iddah (masa setelah cerai)
Ayat-ayat iddah (2 ayat)
Iddah wanita yang tidak haid (1 ayat)
Iddah wanita hamil (1 ayat)
Iddah anak-anak (1 ayat)
Iddah cerai mati
Masa iddah (1 ayat)
Tempat iddah (1 ayat)
Iddah wanita yang sudah digauli (1 ayat)
Iddah wanita yang belum digauli (1 ayat)
Tempat iddah (2 ayat)
Berhias setelah iddah (1 ayat)
Merujuk isteri setelah iddah (1 ayat)
Nafkah selama masa iddah
Nafkah wanita yang sedang menjalani masa iddah (3 ayat)
Tempat tinggal wanita yang sedang menjalani masa iddah (3 ayat)
Mutah (biaya) untuk isteri yang dicerai (4 ayat)
6. Zhihar (menyerupakan isteri dengan dengan ibunya)
Sebab turunnya ayat zhihar (1 ayat)
Hukum zhihar (2 ayat)
Kafarat zhihar (2 ayat)
7. Warisan
Warisan di awal Islam (3 ayat)
Kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan warisan (2 ayat)
Sebab-sebab terjadinya pewarisan
Pewarisan karena hubungan kerabat (3 ayat)
Pewarisan karena hubungan perkawinan (1 ayat)
Pewarisan karena hubungan wala‘ (1 ayat)
Bagian-bagian warisan
Warisan karena sumpah setia (1 ayat)
Ashobah (sisa)
Ashobah dari jalur anak (1 ayat)
Ashobah dari jalur saudara (1 ayat)
Faraidh (bagian tetap)
Warisan anak (1 ayat)
Bagian ayah (1 ayat)
Bagian ibu (1 ayat)
Bagian anak wanita (1 ayat)
Bagian suami (1 ayat)
Bagian isteri (1 ayat)
Bagian saudara wanita (1 ayat)
Waris kalalah (mayit tidak meninggalkan anak atau orang (2 ayat)
Memberi sebagian warisan kepada selain ahli waris (1 ayat)


ATAS