ISTILAH-ISTILAH DALAM Al-Quran
Ayat Ghoribah Lainnya

1. Imalah
Bacaan imalah ini terdapat dalam Surah Huud, QS. 11 ayat 41:
وَقَالَ ارْكَبُواْ فِيهَا بِسْمِ اللّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ

Yang dimaksud bacaan imalah pada ayat diatas ialah pada bacaan مَجْرَاهَا. Jadi sewaktu membaca kalimat ini ialah dengan merubah a pada ro menjadi e. Yakni Majreeha, dan bukan majrooha.

2. Isymam
Bacaan isymam ini terdapat dalam Surah Yusuf, QS.12 ayat 11
قَالُواْ يَا أَبَانَا مَا لَكَ لاَ تَأْمَنَّا عَلَى يُوسُفَ وَإِنَّا لَهُ لَنَاصِحُونَ

Isymam ini terdapat dalam kata مَنَّا. Saat membaca kata ini, maka kedua bibir diayunkan (dimajukan) tanpa merubah suara.

3. Tashil
Bacaan tashil terdapat dalam surah Fussilat, QS.41 ayat 44
وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَقَالُوا لَوْلا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ وَالَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى أُولَئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ

Tashil ini ialah pada kata أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ. Dalam kata ini terdapat dua alif berfathah. Cara membacanya yaitu dengan menyederhanakan atau menyeret satu alifnya. Jadi dibaca aa‘jamiyyuwwa‘arbiy [terkesan panjang 2 harakat], dan bukan a a‘jamiyyuwwa‘arbiy.

4. Naql
Yakni terdapat dalam surah Al-Hujurat, QS.49 ayat 11
كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِنْ تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ لِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ بِالْمَعْرُوفِ ۖ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِينَ

Dalam beberapa cetakan Al-Qur‘an ada yang masih menyebutkan sebagai hukum bacaan naql, ada yang tidak. Yang dimaksud naql ini adalah terdapat dalam kata بِئْسَ الاسْمُ. Cara membacanya ialah langsung bi‘salismu, dan bukan bi‘sal ismu [tidak diputus].

5. Nun Wiqoyah

Keharusan membaca bunyi nun kasroh (Ni), ketika ada tanwin (fat-hah-tain, kasroh-tain, dommah-tain) bertemu hamzah washol. Hal ini dipermudah pada mush-haf cetakan indonesia dengan memberi tanda huruf nun kecil, di bawah ayatnya. namun tidak pada rosm Utsmani, karenanya hal ini harus diperhatikan.

Yakni terdapat dalam surah Al-Baqoroh, QS.2 ayat 180
كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِنْ تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ...

Kata "khoiron" (ro bertanda dhommah-tain) bertemu dengan hamzah washol pada kata "al-Washiyyah", nah. ini bukan dibaca "Khoirol-Washiyyah", tapi menyelipkan bacaan "ni" diantara nya, jadi dibaca "Khoironil washiyyah".





ATAS